Minggu, 30 Juni 2013

Peran penting orang tua dalam Pendidikan ??



S
   aat ini banyak orang tua yang melimpahkan tanggung jawab pendidikan kepada pihak lain, padahal orang tua berperan penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada. Pemerintah, Sekolah dan Orang tua serta peserta didik itu sendiri merupakan element yang berperan penting dalam dunia pendidikan. Namun saat ini tidak sedikit orang tua yang melimpahkan tanggung jawab pendidikan anaknya kepada sekolah padahal pendidikan dasar anak adalah dari rumah yaitu dari orang tuanya sendiri untuk membentuk karakter dan kepribadian anak. Orang tua lebih mengerti watak anaknya. Cara yang dapat dilakukan orang tua untuk menjalankan misi pendidikan, yaitu:
  1. Menciptakan atmosfer yang penuh penghargann, waktu yang cukup untuk bermain dan kesempatan untuk mandiri.
  2. Mengembangkan pola komunikasi yang positif.
  3. Menyediakan aturan yang konsisten dan batas-batas yang jelas dari setiap aturan. Aturan-aturan tersebut juga harus disertai dengan penjelasan yang memadai.
  4. Menyediakan aktivitas yang mendukung penguasaan anak akan keterampilan-keterampilan yang harus dikuasainya dan membuat anak mengembangkan kemampuannya. 
  5. Menyediakan kesempatan untuk merangsang dan belajar dengan anggota keluarga yang lain melalui hobi, permainan aktivitas fisik dan kegiatan lainnya.

Ikatan Suci

Tatapan itu begitu dalam
Senyum itu begitu ku rindukan
Canda itu begitu menyenangkan
Dan Suara itu begitu menenangkan

Banyak hal yang kita bicarakan
Banyak mimpi yang kita impikan
Banyak jalan yang kita lalui
Dan Banyak rasa yang kita alami

Indah itu yang tergambarkan
Bahagia itu yang terpancarkan
Tiada yang indah selain ikatan
Tiada bahagia selain pernikahan

Cinta yang suci
Diikat oleh ijab yang indah
Mempersatukan dua jiwa yang bahagia
Untuk dapat menjadi keluarga barokah



Air Mata

Hening dan membisu seketika itu
Derai air mata orang tua ku membuat keadaan berubah
Apa yang harus aku katakan kepada mereka
Rasa sakit yang aku derita ???

Entah rasanya aku tidak ingin berkata apapun
Kelu rasanya lidah ini dan getir rasanya hati ini
Dalam hening aku berdoa yang terbaik atas kebahagiaan orangtuaku
Sungguh ingin ku peluk dan mengatakan aku lelah rasakan sakit ini

Jumat, 28 Juni 2013

Rasa Yang Mengusik Malam ku

Tertegun dengan beberapa kalimat itu, terasa sangat berbeda ketika aku membacanya.
Entahlah sesungguhnya aku tidak mengerti dengan apa yang aku rasakan. Hanya amarah dan rasa tidak jelas yang berkecamuk begitu besarnya dalam diriku. Pantaskah aku marah ???

Rasa ini membuat malam ku terasa begitu lama, rasanya aku enggan melewati malam ini.
Wahai Matahari, tampakan lah dirimu secepatnya.

Harusnya aku tau ini adalah resiko yang paling sulit atas pilihan ku dan sudah sewajarnya hal - hal itu terjadi.
Tapi ini perasaan yang tidak dapat aku pungkiri karena aku sangat cemburu dengan semua ini.
Untuk menghilangkan kegundahanku, masih saja jemari ku menari diatas huruf - huruf ini, hanya ingin melepaskan rasa yang tidak jelas ku rasakan.


Selasa, 25 Juni 2013

Kota Baru Penuh Harapan "Bandung"

Aku melangkah dengan berani tanpa aku fikirkan apa yang akan terjadi
Fokus ku hanyalah satu, bagaimana aku bisa berjuang mencapai semua impian yang ingin aku miliki
Tahap demi tahap aku lewati, salah satunya dengan datang ke kota ini : "Bandung" tempat aku gantungkan cita-cita ku. Impian melanjutkan pendidikan dengan biaya yang tidak aku keluarkan sedikit pun karena beasiswa yang aku dapatkan begitu berharganya untuk diriku. Tidak akan aku lewatkan kesempatan emas yang ada di depan mataku. Berusaha, berjuang, terus belajar dan akhirnya keputusan jatuh pada Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Senyum kebahagiaan terpancar dari ke dua orang tua ku dan adik - adik ku serta dear tentunya. Alhamdulilah Ya Rabb, Engkau memang Maha Adil Engkau jawab perjuangan dan doa ku dan doa orang-orang yang mencintaiku dengan hal yang sangat membahagiakan.