Kamis, 15 Maret 2012

Sebuah Kenyataan

Hari ini pulang kerja dengan rasa lelah yang luar biasa, terasa sangat berbeda dibandingkan hari - hari yang lalu...
emosiku begitu tinggi, seolah - olah hanya aku yang merasakan keletihan ini....
sesampainya dirumah ku tanyakan keberadaan papa kepada mama, mama bilang papa ke klinik lagi untuk periksa sakitnya... awalnya adalah flu... tapi kok keluar cairan kental dari hidung yang sangat bau... kasian aku sama papa.. sudah diberikan obat sekitar 2 minggu yang lalu namun tidak ada perubahan yang berarti...
sekembalinya papa dari kontrol, papa pulang membawa kertas yang bertuliskan salah satu rumah sakit... rumah sakit rujukan yang disarankan oleh dokternya...karena papa harus operasi... ada infeksi di hidung atasnya... katanya sih akibat dari matanya... papa ada katarak di matanya... waktu itu papa pernah operasi katarak sekitar 8 th yang lalu, dan sekarang katarak itu sudah menutupi separo lebih dari kornea matanya...
Ya Allah... hatiku menjerit... Kuatkanlah papa... lapangkanlah rezeki kami agar kami bisa melakukan tindakan medis secepatnya untuk papa.

Saat itu aku hanya bisa tersenyum kepada papa, dan ku katakan... semua akan baik - baik saja... asalkan papa mau rutin minum obat dan nurut sama dokternya. Karena papa pun tipikal orang yang tidak perduli dengan kesehatannya sendiri.
Ku bantu papa minum obatnya, dan ku pecahkan beberapa obat yang memang harus di belah menjadi dua... sambil memohon kesembuhan dan kekuatan untuk papa...
Mungkin tidak ada yang tau betapa berat perasaan papa, tapi aku bisa lihat kekhawatiran yang begitu sangat di wajahnya, papa mulai berbicara tentang kekhawatirannya.
kalau nanti papa operasi paling tidak setengah bulan papa tidak bisa kerja, apalagi penghasilan papa yang didapatkan perhari... 
aku lihat pada intinya papa khawatir dengan kami keluarganya, padahal aku dan adik ku yang ke dua sudah bekerja, tapi papa tidak mau merepotkan kami untuk masalah kehidupan sehari - hari dalam rumah...
aku hanya bisa memberikan senyuman dan mengatakan semua akan tetap baik - baik aja pa...
Setalah itu aku tinggal papa ke kamar, karena aku tak lagi kuasa menahan rasa takutku, takut tak memiliki daya untuk membantu papa...
Semoga saja, semua akan tetap baik - baik saja... aku yakin Ya Rabb... Engkau Maha Penguat... kuatkanlah hati kami untuk menjalankan ini semua... berikanlah papa kekuatan dan ketenangan dalam jiwanya... amin...

Tidak ada komentar: